Selamat Datang di Blog ~D~ Ramadhoni...Jangan lupa membaca basmalah (بسم الله)sebelum memulai segala aktivitas kita, and jangan lupa dicomment ya blog saya...Ok d^^b Thank You...


Melanjutkan Postingan saya sebelumnya yang berjudul “Keburukan Struktur Organisasi Fungsional pada Institusi Pendidikan

Adapula suatu Institusi yang menggunakan struktur Organisasi Garis/Staff untuk menjalankan roda organisasinya.

Sebelumnya Struktur Organisasi Garis/Staff adalah suatu bentuk organisasi dimana pelimpahan wewenang berlangsung secara vertical dan sepenuhnya dari pucuk pimpinan ke kepala bagian di bawahnya serta masing-masing pejabat , manajer ditempatkan satu atau lebih pejabat staff yang tidak mempunyai wewenang memerintah tapi hanya sebagai penasehat, misalnya mengenai masalah personel, kearsipan, keuangan, dll.

Ciri-ciri Struktur Organisasi ini sebagai berikut :
1. Merupakan sebuah Organisasi besar
2. Hubungan atasan dan bawahan tidak sepenuhnya secara langsung
3. Karyawan banyak
4. Adanya spesialisasi personel, baik Lini/Garis ataupun Staff

Namun jika dijalankan dalam suatu Institusi Pendidikanpun, struktur seperti ini memliki berbagai ketimpangan, seperti :

1. Tugas Pokok (Tugas Utama) orang-orangnya sering dinomorduakan, ini akan menyebabkan terhambatnya pencapaian pada suatu tujuan, dan terdapat hal-hal yang seharusnya sudah selesai dan akhirnya menjadi sebuah pengunduran

2. Process Decision Making yang berliku-liku, karena disebabkan banyaknya elemen-elemen yang terkandung di dalam jenis struktur organisasi ini, bagaimana jadinya jika suatu masalah dalam pendidikan di “lempar2” dalam satu bagian ke bagian yang lain, padahal intinya Cuma satau yaitu pemecahan masalah tersebut, jadi kesannya seperti memiliki organisasi did lam organisasi

3. Jika pertimbangan tidak terkontrol maka sering menimbulkan Nepotism spoil-system patronage, yaitu sebuah politik yang tidak sehat, dimana diberikan wewenang bagi yang telah membantu seseorang/kelompok secara pribadi (seperti tim sukses). Jadinya, terdapat orang-orang yang tidak sesuai dengan bidangnya, menduduki sebuah jabatan, sehingga jabtan tersebut tidak akan berfungsi secara maksimal, dan sepeti yang saya beritahukan di atas, terdapat unsure KKN, yang akan menimbulkan keretakan-keretakan yang nantinya kana menghancurkan Organisasi itu sendiri.

Sebetulnya, semua itu kembali kepada Individu-individu yang menjalankan tugasnya, sesungguhnya tiap struktur organisasi memang memliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tergantung bagaimana menyikapinya. Dan terlebih lagi yang kita bicarakan adalah Instistusi Pendidikan, yang notabene adalah sebuah Institusi yang penting dalam suatu Negara terutama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

GO PENDIDIKAN INDONESIA !!!
Ingat, kalianlah Para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa itu... ^_^

Comments (0)